Kamis, 29 Desember 2011

Perbaikan Jembatan Purbo Terbilang Lamban

Upaya perbaikan sekaligus rekonstruksi ulang jembatan purbo yang menghubungkan Desa Sidaharja dengan Desa Kertajaya di wilayah kecamatan Lakbok ini terbilang lamban. Pasalnya hampir tiga bulan berjalan proses pembangunan belum menunjukkan perubahan yang berarti. Berdasarkan pemantauan saya di lapangan, pihak pemborongnya terbilang sederhana dalam artian tidak memiliki alat berat ataupun penunjang yang cukup lengkap. Sehingga proses perbaikan menjadi lamban. Di samping itu dari segi tenaga kerjanya pun tidak dilengkapi dengan alat keselamatan diri, sehingga terkesan perlindungan terhadap tenaga kerjanya pun kurang. Apalagi sebagian besar tenaga kerjanya berasal dari Kecamatan Kawali, di mana sudah terbiasa menggarap proyek di wilayah kami, namun hasil kerja mereka tidak rapi, sehingga menyebabkan bangunan yang digarap tidak bertahan lama.

Mengapa setiap ada pekerjaan lelang perbaikan di tempat kami selalu mereka (pemborong dengan tenaga kerja orang Kawali-red) yang mendapat tender, adakah kompromi atau kolusi dalam perbaikan ini? Entahlah saya pribadi tidak bisa memberikan komentar apapun dan hanya mengamati sembari ndresulo alias berprasangka. Ada permasalahan lain yang masih saya ingat, yakni perbaikan gorong-gorong di wilayah Sindang Asih Desa Sidaharja, dimana dalam rencana awal menggunakan cor. Namun dalam praktek di lapangan, pembangunan gorong-gorong tersebut ternyata menggunakan hong alias lingkaran cor. Demikian informasi dari saya, semoga selaku pemborong tersebut membaca artikel saya yang satu ini. Wassalam.
READ MORE - Perbaikan Jembatan Purbo Terbilang Lamban

Minggu, 25 Desember 2011

Pemanfaatan Urine Manusia Menjadi Pupuk Organik Cair

Selama ini terkadang kita merasa malas atau enggan untuk memanfaatkan sesuatu yang dirasa menjijikan atau bahkan termasuk najis menurut agama. Nah salah satu diantaranya adalah urine, yang merupakan jenis zat cair yang berasal dari diri kita sendiri atau urine manusia. Zat cair ini bisa kita olah menjadi suatu zat organik berupa pupuk cair dan sangat berguna sekali untuk kesuburan tanaman, baik itu padi atau pun yang lainnya. Lalu bagaimana pengolahannya? Di Purworejo sendiri ada sebuah kelompok tani yang sudah meneliti sekaligus memanfaatkan urine manusia untuk kebutuhan pupuk organik. Informasi ini saya ambil dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Purworejo.

MEMANFAATKAN URINE MANUSIA UNTUK MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR

Kelompok tani tanaman pangan Ngudi Makmur Desa Bragolan Kecamatan Purwodadi, mengandalkan pupuk organic buatan sendiri untuk memupuk tanaman padi. Pupuk organik yang terbuat dari komposisi urine (air seni) manusia itu, terbukti menyuburkan tanaman sehingga menghasilkan produk padi yang lebih banyak. Menurut salah seorang pengurus kelompok tani Ngudi Makmur Purwo Budiyanto, pupuk organik ini merupakan komposisi dari berbagai bahan alami dengan proses pembuatan yang sangat mudah. Bahan yang dibutuhkan hanya 5 liter urine manusia, 600 gram susu putih cair kalengan, 250 gram kunyit, 1 ikat daun orok-orok beserta akarnya, dan 5 sendok teh micin (penyedap rasa untuk masakan). Cara pembuatannya juga relatif mudah. Kunyit diparut dan disaring untuk diambil airnya, sedangkan daun-orok-orok beserta akarnya ditumbuk diambil airnya. Air kunyit dan air daun orok-orok dicampur dengan urine, susu cair, dan micin. Campuran bahan tersebut diaduk hingga rata, lalu direndam selama I minggu (7 hari).
Selama perendaman harus ditutup rapat dan disimpan ditempat sejuk. Realisasi pupuk cair itu menjadi seberat 500 cc dengan warna hitam kecoklatan. Sedangkan aplikasinya, setiap 250 cc dicampur 14 liter air. Kemudian disemprotkan ke daun tanaman padi. Lebih efektif ke daun bukan ke tanahnya, karena memang sasaran pupuk ini untuk daunnya, ujar Purwo yang didampingi Kasemo dan Pardi. Penyemprotan dilakukan pada tanaman umur 7-10 hari, dengan volume penyemprotan sebanyak 4 kali. Jarak penyemprotan pertama dan seterusnya antara 5s/d 7 hari. Penyemprotan juga boleh dilakukan selama malai padi belum keluar. Tetapi kalau tanaman padi sudah mulai berbuah (mratak), jangan melakukan penyemprotan. Sebab akan mengganggu proses pembuahan tanaman padi, akibatnya padi lebih mudah rontok, kata Purwo.
Pupuk organik ciptaan sendiri ini, telah diterapkan pada lahan sawah seluas 2000 meter persegi milik kelompok tani Ngudi Makmur di Desa Keduren Kecamatan Purwodadi. Kebutuhan pupuknya 500 cc kali 4 penyemprotan, sehingga totalnya 2000 cc pupuk organik cair. Hasilnya sangat bagus dibanding tanaman di sebelahnya yang tidak menggunakan pupuk ini. Selain hasil tanamannya lebih bagus, dari segi biaya produksinya juga sangat hemat. Kelebihan pada tanamannya antara lain daun lebih hijau, pertumbuhan batang padi lebih panjang, malai lebih panjang, menambah peranakan padi, dan tanaman terlihat lebih kekar, serta buahnya lebih banyak. Bau yang ditimbulkan pupuk ini sangat menyengat, sehingga hama tidak mau mendekati tanaman.
Kelompok tani Ngudi Makmur yang beranggotakan 36 orang itu, sengaja tidak merahasiakan cara pembuatan pupuk organik hasil ciptaanya sendiri, justru sebaliknya pembuatan pupuk ini agar bisa diketahui siapa saja yang membutuhkan. Kami lebih mengutamakan pada sisi kesehatan yang dicanangkan pemerintah tentang go organik. Sehingga pembuatan pupuk organik ini, tidak hanya untuk kelompok tani kami saja tetapi untuk bisa diterapkan kepada petani yang lain,katanya. Kelompok tani ini juga memiliki keyakinan tentang persahabatan dengan alam. Yakni alam sahabat manusia yang senantiasa mendukung manusia, tentu kita sebagai manusia harus bersahabat kembali dengan alam. Caranya melestarikan lingkungan dan memanfaatkan potensi lingkungan untuk dibudidayakan pupuk organik, sehingga bias kembali ke alami.
Selain membuat pupuk organik kelompok tani Ngudi Makmur juga membuat penangkaran benih padi unggulan jenis baru. Yakni benih padi varietas ciboga dan benih padi varietas mekongga. Masing-masing benih dipasarkan dengan harga murah yaitu Rp 25 ribu per-sak ukuran 5 kg.

Sumber: Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Purworejo
READ MORE - Pemanfaatan Urine Manusia Menjadi Pupuk Organik Cair

Kamis, 22 Desember 2011

Hujan Mempercepat Proses Bertani

Pengolahan lahan pertanian kini semakin dipermudah dengan adanya curah hujan yang tinggi di berbagai daerah, termasuk kawasan pertanian padi di Kecamatan Lakbok. Musim tanam kali ini lebih banyak memilih varietas baru yakni mekongga di samping jenis situbagendit dan ir64. Para petani memilih benih jenis ini karena masa panennya lebih cepat dibanding varietas lain seperti logawa dan satria. Untuk harga padi sendiri saat ini berkisar antara 4.700 hingga 4.800 dalam nilai rupiah. Namun pada masa panen untuk musim tanam kali ini, harga padi kering diperkirakan akan melonjak tajam. Faktor yang menyebabkan kenaikan tersebut adalah minimnya stok padi akibat datangnya musim kemarau beberapa waktu lalu.
READ MORE - Hujan Mempercepat Proses Bertani

Selasa, 13 Desember 2011

Merubah Tehnik Bertani

Kebiasaan yang sering dilakukan para petani adalah menunggu. Menunggu seperti apa yang dimaksud? Yakni ketika musim panen berakhir dan menuju musim tanam, mereka saling menunggu untuk memulai tebar benih. Bagi mereka yang mendahului lebih cepat malah dicemooh, "awas lho nanti sebarannya dimakan tikus" ujar mereka. Sebetulnya pola ini salah dan keliru (jadi ingat celoteh Dandim Banjarnegara "itu keliru"). Hal yang dirubah adalah mari percepat proses sebar benih secara bersamaam dan pengelolaan tanah pun berbarengan sehingga dapat meminimalisir serangan hama tikus. Tindakan lain pun yang perlu dirubah adalah ketika padi menguning, sebagian kecil dipanen terlebih dahulu untuk papan sebaran. Jadi saat musim panen datang, mereka bisa langsung mengolah sawah tersebut agar bisa segera ditanami kembali dan bibit pun sudah mulai tinggi.

Masyarakat yang sudah melakukan pola tanam seperti ini kebanyakan terletak di wilayah kecamatan Banjarsari desa Sindanghayu dan Desa Paledah Kecamatan Padaherang. Mereka merubah pola tanam sehingga panen pun bisa maksimal, yang dulunya dua kali dalam setahun, kini bisa panen tiga kali. Untuk menuju sumber pangan yang "Go Organik", kita bisa memiliki berbagai metode salah satunya dengan menggunakan pupuk organik.
READ MORE - Merubah Tehnik Bertani

Minggu, 27 November 2011

Pembenahan Musim Tanam

Seperti padi, tanaman berupa kayu pun memerlukan waktu yang pas untuk penanaman. Seperti tradisi jawa yang memiliki perhitungan sendiri mengenai masa tanam. Ini bulan november yang diperhitungkan jatuh masa kanem merupakan waktu yang cocok untuk menanam sesuatu berupa pepohonan dan jenis tanaman lainnya. Dengan kondisi lahan yang bertanah merah, memang kita bisa tanami singkong dan jagung. Untuk tanaman kayu seperti jabon pun bisa saja tumbuh tetapi dengan kondisi tanah yang kering bisa menyebabkan tanaman layu. Ini merupakan pengalaman saya pribadi di mana 7 bulan lalu saya tanam bibit jabon di perbukitan. Karena waktu itu memang lagi kemarau, akhirnya sebagian jabon ada yang mati.

Selang beberapa bulan saya mencoba memutuskan untuk membeli bibit jabon sekitar 30 batang. Dan ku tanam di atas lahan dekat kolam supaya mudah dan dekat akses air guna penyiraman. Dengan ketelatenan dan keuletan akhirnya jabon tersebut bisa tumbuh dengan baik. Beberapa langkah baik sebelum menanam adalah membuat media dengan cara membuat lubang kemudian diberi pupuk kandang beserta urea/NPK sebanyak 1 sendok dan diamkan beberapa hari sekitar 1 minggu. Lalu bibit itu pun kita tanam dan disemprot dengan pestisida beserta fungisida untuk menjaga agar terhindar dari serangan penyakit.
READ MORE - Pembenahan Musim Tanam

Menyebarkan Minat Ngeblog Lewat Obrolan di Teras

Tak kusangka kepergianku ke Bali diketahui oleh beberapa warga sekitar tempatku tinggal. Mereka yang mempertanyakan mengenai tujuan ku ke Bali adalah bervariasi. Namun diantara mereka ada anak sekolah yang notabene menyukai dunia internet. Alhasil kami pun berbincang tentang apa itu blog dan bagaimana kiat menulis. Dengan rasa penasaran dia pun langsung membuka web via browser Hp, hemm lagi lagi kendala pada masalah pulsa. Hehe kontan aja koneksi lama soale pulsa tinggal sedikit. Tanpa pikir panjang lagi, aku pun meminta nomor hapenya untuk berkoordinasi di mana saat dia lagi di warnet saya bisa memandu via sms or telpon. Dunia menulis memang awalnya ragu atau khawatir tulisannya amburadul, namun dengan semakin terbiasanya menulis maka kosakata dan cara menulis pun akan membaik. Seperti kata pepatah witing tresno jalaran soko kulino. Sekian postingan pendek dari saya semoga bermanfaat.

READ MORE - Menyebarkan Minat Ngeblog Lewat Obrolan di Teras

Sabtu, 26 November 2011

Siap Memulai Pengolahan Sawah

Kondisi curah hujan dan aliran sungai yang mengalir dengan derasnya kini sudah memenuhi hamparan sawah di Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis. Lahan seluas 50 hektar lebih tersebut dilanda kekeringan sejak 5 bulan terakhir, pasalnya ada beberapa petani yang terpaksa menanam kacang hijau atau kedelai di sawah mereka. Namun kini mereka sudah siap mengelola sawah tersebut untuk ditanami benih padi. Hal itu nampak oleh beberapa tukang traktor yang sudah 3 minggu ini mengerjakan pentraktoran di sawah para petani. Aktivitas lain pun datang dari para petani dengan membersihkan galengan/tanggul sawah dari rerumputan jenis kawatan, bahkan ada pula yang sedang membenahi tanggul sawah tersebut agar lebih kokoh.

Varian yang akan mereka tanam kali ini nampak bervariasi, namun dari pantauan saya pribadi adalah varitas benih Situbagendit disamping mekongga dan IR-64. Sebagian besar memang belum menyiapkan lahan persemaian benih padi, namun kendati belum ada petani yang menyiapkan persemaian, mereka terpaksa meminta bantuan tukang traktor untuk menghaluskan sedikit lahan guna tebar benih nanti. Sementara itu para petani yang masih sibuk di ladang terpaksa meminta bantuan buruh untuk menggarap lahannya.
READ MORE - Siap Memulai Pengolahan Sawah

Rabu, 23 November 2011

IMPOR BUAH DARI CHINA MAKIN MENGGILA


Untuk tahun ini sepertinya impor untuk buah-buahan dari China semakin menggila. Komoditas yang paling banyak di cari adalah jenis jeruk mandarin dan pir. Ketua Asosiasi exportir sayuran dan buah indonesia (AESBI) mengaku tidak terlalu kaget dengan kenaikan impor buah dari china. [Full Artikel]

#foto by google.co.id#
READ MORE - IMPOR BUAH DARI CHINA MAKIN MENGGILA

Sabtu, 19 November 2011

Mulainya Tebar Benih

Curah hujan memang belum stabil, namun paling tidak air hujan yang ada sudah cukup untuk membasahi lahan pertanian agar segera diolah. Hal ini dilakukan agar stok padi terus ada dan tingkat produktivitas pun lebih manfaat. Seperti kita ketahui bersama bahwa musim kering sudah terjadi sekitar 3 bulan ini, dan imbasnya memang sangat dirasakan sekali bahwa harga sembako terutama beras melonjak cukup tajam. Harga padi sampai saat ini pun sudah mencapai Rp 4500/kg. Dengan agenda peningkatan pertanian semoga kebutuhan beras nasional akan tercukupi di musim panen tahun mendatang. Bahkan ada himbauan lain dari litbank bahwa peneliti harus kuasai pertanian secara holistik. Detail klik di sini.
READ MORE - Mulainya Tebar Benih

Kamis, 17 November 2011

Pasir dan Deru Ombak Kuta

Tak lengkap rasanya ketika berkunjung ke Bali tak menikmati panorama alam di beberapa pantai yang ada di pulau dewata tersebut. Kesempatan ini tak kami sia-siakan setelah menyisihkan waktu beberapa puluh menit dari hotel Haris bersama didno76, mangjazi, erfano, else, jay, bu Desi dan masih ada lagi kawan blogger dan kulupa namanya (belum kenalan soale, hehe). Perjalanan sekitar 20 menit menuju pantai Kuta tersebut yang menghabiskan argo taksi sekitar 40ribu, kami pun turun dengan rasa masing-masing. Pemandangan yang nampak berbeda dibandingkan dengan tempat asalku di Ciamis dengan Pantai Pangandaran adalah banyaknya klub/tempat joget yang menyediakan lampu kerlap-kerlip berwarna-warni bak pelangi. Walaupun lelah namun tetap semangat ketika Bu Desi membawakan segelas kopi entah apa namanya robusta mungkin, yang menghangatkan badan karena cuaca memang cukup dingin.

Sekian menit kemudian kami menyusuri pantai tersebut, sementara ervano dan beberapa kawan lainnya sudah nampak asyik bermain ombak di tepi pantai. Cukup besar memang hantaman ombak yang menghanyutkan pasir tersebut hingga ke daratan, walau pun basah kami tetap semangat untuk terus menikmati dinginnya malam di Pantai Kuta. Ada Syair untuk kunyanyikan:
Di sudut pantai ini, ku menatap langit-Mu
Sungguh indah panorama, kan kukenang selalu
Kawan sungguh ku senang hati, bercanda berfoto bersama
Takkan kulupa kisah indah ini, jika kumasih mengingatnya
Semoga persaudaraan ini kan terus terjalin, Salam rinduku untuk kalian semua

Sekian gambaran singkat saya mengenai perjalanan ke Pantai Kuta tadi malam. Semoga tahun depan kita masih bisa menikmati tempat yang lebih eksotik lagi di Wakatobi. Aamiin Ya Rab.
READ MORE - Pasir dan Deru Ombak Kuta

Meraih Mimpi

Terkadang memiliki impian yang terlalu tinggi akan menyebabkan kita drop manakala tujuan tersebut tidak tercapai hingga rasa frustasi datang. Selain itu pun cemoohan dari kawan-kawan terdekat bahkan pihak keluarga akan impian yang bisa dikatakan belum berhasil tersebut pun datang bertubi-tubi. Alhasil kta pun akan merasa hancur dan seolah-olah dunia ini runtuh, hati hancur remuk bak ditimpa bebatuan besar. Sungguh ironi memang kalau sampai hal itu terjadi. Lalu tindakan seperti apa saja yang dapat kita lakukan? Beberapa hal yang perlu kita lakukan dan kaji adalah yang pertama Berfikir positif. Pemikiran ini akan membawa kita kepada arah yang lebih baik, di mana dalam setiap tindakan akan berfikir mengenai hasil yang memuaskan walau terkadang hasilnya tak sempurna. Kedua, lakukan perencanaan dan prioritas apa saja yang harus kita capai terlebih dahulu. Ketiga, optimis pada kegiatan serta tindakan kita. Kemudian rilex kan pikiran kita serta jadikan itu semua dengan penuh rasa syukur. Bekerja lebih giat dan lakukan tindakan mulai dari yang terkecil sampai yang besar. Selamat beraktivitas dan semoga kesuksesan selalu bersama kita semua. Aamiin. Mampir juga ya ke rekan didno76, sukanitha, rosid, dll.
READ MORE - Meraih Mimpi

Rabu, 16 November 2011

Membangun Minat Ngeblog

Seperti pecandu, sosial media pun bisa menjadikan kita ketagihan untuk terus mencoba dan terus menerus hingga benar-benar menjadikan kita kebutuhan. Beberapa sosmed yang paling sering banyak dikunjungi adalah facebook dan twitter. Kecenderungan ini muncul lantaran kemudahan dalam memberikan akses seperti pencarian teman, update status, like hingga komentar. Namun kenapa blogging malah turun, sedangkan yang namanya update status pun termasuk posting. Menurut beberapa kawan yang saya ajarkan untuk ngeblog, mulai dari pembuatan email hingga akun, saat ini pun mereka masih malas untuk mengupdate blog mereka. Padahal hampir seminggu sekali kami ke warnet, saya sendiri sih posting di blog namun mereka tetap saja pada pendiriannya untuk berfacebook ria. Saya tidak menyalahkan siapapun, hanya ingin mencari ide agar pemikiran mereka bisa terus dibaca banyak orang secara berkesinambungan, sementara update statusu di facebook sifatnya hanya sementara dan dari segi nilai tambah berupa ilmu pengetahuan pun masih kurang walau dirasa menyenangkan sangat.

JADIKAN NGEBLOG KEBUTUHAN
Semakin sering membuat tulisan atau postingan di web/blog dengan berjangka, maka akan menjadikan kegiatan ngeblog sebagai suatu kebutuhan pokok yang tak tergantikan. "Pelan-pelan saja" merupakan tittle lagu dari merpati band yang perlu kita junjung inspirasinya. Kenapa? Sesuatu yang berjalan cepat toh awal mulanya pelan terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan ngeblog didasari semangat kebutuhan dan sebuah rutinitas. Kita agendakan memposting artikel minimal seminggu sekali selama tiga bulan pertama. Bulan ke-empat tulisan/artikel diagendakan update setiap 3 hari sekali hingga benar-benar menjadi kebutuhan. So! Mari menulis dengan menjadikan agenda sebagai trigger awal untuk melangkah lebih jauh. Tulisan ini diinspirasi oleh nukam luthfie.
READ MORE - Membangun Minat Ngeblog

Senin, 14 November 2011

Kontes Semi SEO ada lagi dari Kartunet

Buat rekan-rekan yang lagi demam SEMI SEO, nich dari kartunet ngadain lagi kontes SEMI SEO. Hadiahnya menarik sangat lho, ada laptop dan yang lainnya. Tapi yang lebih utama adalah bagaimana kita menciptakan masyarakat inklusif terhadap penyandang disabilitas itu sendiri dan menghentikan diskriminasi mental terhadap mereka. Untuk lebih detailnya bisa di lihat di sini nich.
READ MORE - Kontes Semi SEO ada lagi dari Kartunet

Trik Meningkatkan Ketenaran Web/Blog

Informasi yang sangat menarik sepertinya, kenapa? Karena ada sebuah solusi di mana kita bisa meningkatkan cara untuk mempopulerkan blog kita. Untuk lebih detailnya langsung aja ya klik di sini.
READ MORE - Trik Meningkatkan Ketenaran Web/Blog

Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

Perkembangan budaya dan percepatan informasi membawa kita ke arah perubahan yang lebih baik. Bukan hanya dari segi tatanan sosial melainkan juga bagaimana cara mereka dalam berinteraksi dengan sesamanya. Media komunikasi pun beragam jenisnya serta kecanggihan yang selalu update setiap detiknya. Kurangnya pengetahuan akan teknologi informasi membawa kita ke arah keterpurukan dan ketertinggalan di mana kita tidak akan mengetahui informasi yang terkini jika tidak mengenal internet.

Namun sadarkah kita semua bahwa interaksi yang terus menerus melalui teknologi membawa pengaruh yang kurang baik terhadap tata cara kita berinteraksi di dunia nyata? Ya tentu saja ini sangat nyata pengaruhnya. Di dunia maya kita bisa saja berkomunikasi secara lincah dan cerdas dengan ribuan orang dari berbagai negara belahan dunia yang tentu saja tidak akan melihat apakah lawan bicara kita orang yang sakit, rupawan, sempurna atau bahkan cacat. Mengapa demikian? Hemat saya adalah ketika seseorang berinteraksi melalui media online, dia tidak selalu menampilkan identitas dirinya yang sesungguhnya, entah itu berupa foto, alamat, atau informasi pribadi lainnya. Kebebasan inilah yang membuat kita acuh tak acuh terhadap lawan bicara kita di internet. Tetapi lain halnya kalau kita berinteraksi di dunia nyata, di mana kita akan selalu memperhatikan lawan bicara mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Sedikit saja ada hal yang mengganjal di dalam hati kita atau di hati banyak orang hal tersebut akan menjadi bahan gunjingan atau celaan. Parahnya lagi itu akan menjadi sebuah celaan yang tak habisnya. Seperti apa sumber celaan tersebut adalah perbedaan dari kesempurnaan yang biasa kita sebut dengan istilah disabilitas.

Beragam bentuknya sesuatu dari disabilitas itu sendiri yang bersumber dari perbedaan bentuk dan rupa. Sebelum membicarakan lebih jauh tentang disabilitas itu sendiri, mari kita tengok makna sesungguhnya kata-kata tersebut. Disabilitas yang berasal dari difable adalah suatu susunan dan bagian dari komunitas kelompok namun mengalami perbedaan. Sehingga perbedaan tersebut terkadang membawa hambatan dan tantangan. Jadi disabilitas adalah suatu perbedaan dari bagian kelompok yang akan membawa hambatan bagi individu-individu yang lain.

Kesimpulannya adalah seseorang yang memiliki perbedaan dari segi fisik akan disebut orang lain disekitarnya sebagai penyandang disabilitas. Orang tersebut akan mendapat celaan, ejekan karena hal tersebut. Namun sejujurnya ini merupakan bentuk diskriminasi terhadap mental orang lain dalam hal ini adalah penyandang disabilitas. Hal ini sudah sering terjadi bahkan hampir tiap saat kita menyaksikan ada orang yang memiliki disabilitas walaupun tidak mengenalnya tanpa ada komando kita pribadi atau teman-teman di sekitar kita akan mencelanya. Sudah lemahkah rasa welas asih dan pengertian terhadap orang lain yang memiliki kekurangan bentuk fisik alias disabilitas?

Hal lumrah yang sering terjadi ini harus kita upayakan penyelesaiannya, dalam arti menghentikan bentuk diskriminasi mental terhadap orang lain dengan status penyandang disabilitas. Mereka ingin mendapatkan hak hidup yang layak dan harmonis di dalam kehidupan bermasyarakat. Tekanan demi tekanan berupa ejekan dan celaan itu justru akan mengendorkan semangat hidup mereka. Tindakan terpuji yang patut kita lakukan untuk mendampingi mereka adalah dengan memberikan motivasi, dukungan serta pembinaan sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Dibalik kelemahan mereka tersembunyi kekuatan yang luar biasa dahsyat kalau kita bisa menggali potensinya. Sebagai contoh kita pernah menyaksikan seorang peserta lomba dakwah di salah satu stasiun televisi swasta ada seorang anak perempuan yang secara harfiah buta penglihatan, namun berkat dorongan dan bimbingan yang tepat dia bisa menjadi seorang da’i cilik. Contoh lain yang bisa kita tengok dan patut dibanggakan adalah sosok seorang ulama bernama KH. Abdurrahman Wahid atau yang biasa kita sapa Gusdur. Walaupun buta dan tidak bisa berjalan, beliau mampu memimpin negeri ini selama beberapa tahun. Subhanallah. Allah menciptakan begitu banyak kelebihan dibalik kekurangan hamba-hamba-Nya. Sebagai mahkhluk yang diciptakan sempurna secara fisik, kita harus mensyukuri dan memanfaatkan karunia ini untuk kemaslahatan umat serta membantu/mendorong para penyandang disabilitas untuk dapat menyesuaikan kehidupan di masyarakat. Disamping itu kita juga patut mencontoh kegigihan dan semangat mereka untuk terus menimba ilmu walau mengalami disabilitas.

Terlahir secara disabilitas bukan pilihan dan keinginan mereka. Itu semua adalah kehendak sang Pencipta dan kita sebagai hambanya hanya berkewajiban mensyukuri nikmat karunia apapun bentuknya. Jangan menyesal dengan keterbatasan, banyak orang yang putus asa karena kurang uang, sering menganggur, tidak punya keahlian serta berbagai masalah lain yang terkadang membuat frustasi hingga bunuh diri. Masih banyak cara lain yang bisa kita tempuh untuk mewujudkan keinginan dan harapan kita, bukan hanya berpasrah terhadap keadaan. Kesempurnaan fikiran berupa akal dan emosi harus bisa menjadikan kita orang yang penuh ambisi untuk kehidupan yang lebih baik dengan pemikiran dan ide-ide yang bisa dibanggakan dan membangun masyarakat.

Nah, lalu apa sih pandangan serta pendapat kita terhadap kartunet.com sebagai media informasi yang menjadi rujukan untuk terus semangat memotivasi kita agar tidak memiliki pandangan negatif terhadap penyandang disabilitas? Menarik sekali memang, seperti kita ketahui bahwa kartunet.com yang merupakan kepanjangan dari Karya Tuna Netra selalu memberikan informasi up to date terhadap aksi-aksi dan karya tuna netra setiap saat. Situs ini dengan gamblangnya mengobarkan semangat anti diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Lalu apa opini dari masyarakat itu sendiri terhadap Kartunet.com yang dengan kegigihannya sebagai wacana publik tentang orang-orang dengan disabilitas? Ternyata masih banyak orang-orang yang online tetapi tidak pernah mengetahui bahkan berkunjung ke situs Kartunet.com ini. Bukan salah mesin pencari atau siapapun kenapa mereka seperti itu, hal ini terutama karena mereka lebih banyak disibukkan aktivitas sosial network seperti bermain chatting dan update status. Hemat penulis sendiri terhadap situs Kartunet.com adalah lebih meningkatkan dukungan dan peran serta terhadap lebih banyak penyandang disabilitas serta mengajak sebanyak mungkin blogger untuk dapat terlibat menyuarakan anti diskriminasi terhadap mereka. Sesuai temanya “Disabilitas dan Pandangan Masyarakat”, hendaklah hidup terus berdampingan dengan saudara kita yang lain khususnya mereka yang mengalami disabilitas. Sejatinya kalau kita mengejek dan menghina mereka, keuntungan apa yang didapat? Toh dalam lubuk hati yang paling dalam adalah bentuk penghinaan terhadap diri sendiri. Terima kasih Kartunet.com serta kawan-kawan blogger yang terus semangat anti diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Ayo kita wujudkan masyarakat yang inklusif terhadap penyandang disabilitas sesuai makna dari “Disabilitas dan Pandangan Masyarakat”. Adalah suatu kemuliaan kalau kita mau berbagi dan saling mengasihi terhadap mereka, kalau kita ingin disayangi ayo sayangi orang lain juga walau secara fisik mereka tak sempurna. Rasa sayang yang tulus dan sikap saling menghargai serta menghormati akan membawa keharmonisan di dalam kehidupan bermasyarakat.

READ MORE - Disabilitas dan Pandangan Masyarakat

Rabu, 21 September 2011

DRY LAND USE

Some areas of the country when the dry season is to let them land abandoned, but unlike some of the java community, especially Kebumen and Purworejo. Tobacco and green beans are the crops grown in the area.

The reason is when the rainy season arrives, these plants are difficult to grow because it is always flooded. This causes the roots on these plants decay until eventually lead to lower selling prices. Farmers who own land have a very extensive planting of tobacco in their fields, with no small cost of this effort was fruitless. Why not expensive, they suck the water should be using the water pump even have their pelvis when the location of the water away from the source. Commensurate with the selling price of Rp 100,000 per kg, this was a blessing for farmers growing tobacco leaves.
READ MORE - DRY LAND USE

Consisten

The phrase was uttered by a father who lives in Jababeka tree when the socialization of the environment and love of animals as the completeness and preservation of nature. Forests with no animals and wildlife would not be complete and perfect because of the imbalance will occur.
The bird fauna of the famous letter carriers in ancient times and still exist now become the icon of a state-owned company that is now a limited company. Pigeons are many different colors and types, and as a manifestation of love for the environment, about 30 heads removed from the cage.
READ MORE - Consisten

Overlay Jabon That Brings Blessings

Not unexpectedly it when an ordinary farmer who accidentally has 4 wooden tree jabon (Anthochepalus Cadamba) who was about 7 years worth of 7jt rupiah appreciated. Surprise to the farmer that even the neighbors about the sale of these plants. Popular 2-year wood is indeed famous for its relatively short harvest period with rapid growth, many planted and are now beginning to emerge of new seedlings nursery. In Central Java, almost in every district has an average of 10 seedlings could be even more. This indeed makes the business profitable where enthusiasts asngat against jabon have also begun to increase.

Even their marketing media was unsparing up through the media websites. Of course this is an attractive market, where we can directly market their products to industrial plywood, matches, paper, etc. without the need to go through an intermediary if you are already accustomed to doing business. For some farmers in separate places that are not familiar at all sometimes still hesitate to plant trees bongsor this one. They prefer to wait for people to promote to plant first. If the result is consistent reality then planted.

It's not just about Jabon, but also to other plants which incidentally is also the author of exhibiting california papaya. It is unfortunate when vacant land is left dormant while we have gained information about gold investments made ​​in the field of timber other than greenery as well as a lifetime investment. After 5 years we can harvest, leaving some or one third of the old plant, then we are growing again and our 3-year period the timber harvest was 8 years old. Weeding is done so that such a land of water quality is maintained at the same time we have to make long-term savings of about 3 years.
Happy planting!
READ MORE - Overlay Jabon That Brings Blessings

Not Ordinary Woman

When in a relationship blogger in Jakarta some time ago. When that happens the sharing of the love of plants by an expert and commonly referred to as the father of a tree, he was the father of Eka Budianta. Interesting conversation ensued until finally leading question and answer session. Some questions range from the conversion of mangroves, peat until jabon. Nothing new for fellow bloggers about jabon plants, even someone who dubbed the father of the tree is still not understand where the origin of the unique and magical plants. How not, the article within a period of 5 years of rapid growth could reach a diameter of 50cm.

This could be a very good opportunity in which this tree can be used as future assets. With treatments that are easy and not too troublesome pests (caterpillars and leaf rollers), we can eradicate with fungicides and pesticides Antrakol be combined with Decis. There are two types of plants jabon (Anthocephalus Cadamba) jabon namely red and white. Characteristics that are very simple on the leaf stems are red or white.

Back to Laptops. My turn to ask had already started and I asked just a few questions about the origin of this one plant and ideally about fertilizing. Finally there is a beautiful and brave young mother appeared from the look on his face that always appeared a firm stance, and always dare to face the challenges of life. MBA Prapti name, a young mother has 2 twins who are toddlers nan this funny, finally asked me. "How cultivation and maintenance Jabon mas?" I just answer "fairly easy mba, we just prepare the planting medium and sprinkle as much as a bucket of manure leave for a few days we are planting new seeds".

We also exchange phone numbers to facilitate the exchange of information, until akhirya often smsan. Do not feel we smsan and sometimes all night leads to another conversation for example walks of life and life experiences. Another thing I admire about the figure of this woman is being a mother of two children at once earner for them. Hemm with great toughness and strong motivation will be two toddlers who are still funny, he can survive. Continue to fight for the future of your children someday, hopefully they have a way of life better than you. Aamiin.
Thank God yes! (Syahrini banged)
READ MORE - Not Ordinary Woman

Selasa, 20 September 2011

Anonim

Some plants are easy to grow in drought conditions such as these, among others, green beans and soybean fields with the condition there are no parts. Farmers in Purworejo always painstaking in making use of land when drought arrives.
READ MORE - Anonim

Sand Lost Land Abandoned



Thus the end result of an illegal sand mining that occurred in the area of ​​Bekasi Regency New Attack. Why not concerned with soil conditions that have been turned into an artificial lake with a depth that varies while in which no resident or fish that dwelt there. This condition is exacerbated by gersangnya vacant land around the area.


Some are still in operation showing the swift currents of the sand suction machine that still operates. Despite the ban, but they remain determined to do the mining. The reason they made this for a living and there is no other capability out there, while the manager with the support of various elements of this land continuously eroded. The environmental impact of course there but still they do it.
READ MORE - Sand Lost Land Abandoned

FAST LAST


Do not feel we have a month through the blessed month of Ramadan, although unknowingly in our hearts lazy

practicing the rewards many times over it. But we longed to meet again with Ramadan in the coming years, to find the reward is doubled at a time to gather with relatives from different cities to find rizki tuk wander. Time to stay in touch and mutual bermaafan, for an error that we realize it or not. Some organizations that exist today make us confused, but should be careful whether it deviated from the teachings or not.


In the morning was still cool ta'mir also a youth village mosque An-nurr sindanghaji Rt 27 Sidaharja Lakbok seemed to be carrying former board tuk praying tarawih stage. This is done because this morning was announced by the local priest that tonight was Takbir, but yes we take the mandate from the ministers of religion who notabenenya adjust to the observation / confirmation hearings.



Be patient and always receive the difference as a thing of beauty is being taught, but the difference was not appropriate for conscience and clearly threatening the integrity of ya would not want to be straightened out or massacred. Hemm says that if you say sadistic slaughter, he means yes and if need be firmly combated the doctrine of lawful blood as a false prophet. The noble Islamic religion and teach tawadhu nature, gentle, polite but firm against evil. As the penalty of hand amputation for thieves, the form in which the firmness while providing a deterrent effect makes the fear of others not to imitate the act of stealing. So dech this post.
READ MORE - FAST LAST

TESTIMONI PROPOLIS


"Natures Antibiotic Miracle"

Name: Ny. Nellyawati
Address: Jl. Major Utarya Gg. Gn. Dalem I No.. 17 Tasikmalaya in West Java
Phone: 0265 326995

Melia Propolis Answer My Prayer


At the moment I stepped on the age of 69 years. One year ago I encroached on various diseases (complications). Initially diabetes then arises of uric acid and cholesterol and coronary heart eventually. Twice I entered the ICU, the first in Tasikmalaya Hospital, the second at Immanuel Hospital, Bandung. Friends and relatives and posterity will consider my life no longer due to walk alone I was not able to, but I never stopped to pray and surrender to God. Besides diet eat, to drink the drug from the doctor until it reaches 12 kinds so my ears were ringing frequently.

Thank God my prayers seem to come true. One day my eldest son who became a member Melia Melia Propolis Summit provide and advocate to stop taking other medicines. I drink one day Melia Propolis 3 X 5 drops of morning, afternoon, night. Fabulous, just three days I took it felt a lot of changes in my health condition. One of my first month check-up blood sugar, uric acid, cholesterol, and heart showed a lot of changes three months later I felt really healthy total to date. Weight stabilized, there was never any prohibition makanpun again and strong enough to walk away.

Thus miracles and extraordinary grace that God has given to me by Melia Propolis so that I can received his healthy life again. Thanks Melia Propolis and for readers who want to be healthy just MELIA PROPOLIS consumption.
READ MORE - TESTIMONI PROPOLIS